Judul :
Yang Nyaris Terlupakan
Ukuran : 14,8 x 21, Tebal 54 hal
Isi : HVS 80, color + BW
Penulis :
Meita Istianda, Mustika Diana, Hartati, Triana Srigunarti, Redi Primansyah
Harga :
45.000
Link QRCBN Market :
Deskripsi :
Buku ini merupakan karya kolaboratif yang disusun oleh Meita Istianda, Mustika Diana, Hartati, Triana Srigunarti, dan Redi Pirmansyah, dengan editor Nuryanto. Karya ini mengangkat kembali nilai-nilai adat dan budaya Suku Komering Muncak Kabau yang hampir terlupakan akibat perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar.
Isi buku menyoroti tata cara adat dalam membina kehidupan berumah tangga melalui konsep “Himpun”, baik dalam bentuk Sebambangan/Bergubalan maupun Rasan Tuha/Himpun Tuha. Buku ini juga membahas falsafah hidup “Piil Pesenggiri” yang mencerminkan harga diri, konsistensi, dan integritas masyarakat Lampung serta pengaruhnya pada Suku Komering.
Selain itu, buku ini menguraikan tentang Petutoghan (panggilan dalam adat), lambang-lambang rumah adat, gelar adat, sistem pemerintahan marga, serta tokoh-tokoh penting yang pernah memimpin. Bagian lain juga menampilkan cerita rakyat (Uti-utian) yang sarat nilai edukasi, dituturkan dari generasi ke generasi.
Melalui buku ini, para penulis berharap dapat melestarikan budaya, memperkenalkan kembali kearifan lokal leluhur, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan adat Komering Muncak Kabau.
Yang Nyaris Terlupakan
Ukuran : 14,8 x 21, Tebal 54 hal
Isi : HVS 80, color + BW
Penulis :
Meita Istianda, Mustika Diana, Hartati, Triana Srigunarti, Redi Primansyah
Harga :
45.000
Link QRCBN Market :
Deskripsi :
Buku ini merupakan karya kolaboratif yang disusun oleh Meita Istianda, Mustika Diana, Hartati, Triana Srigunarti, dan Redi Pirmansyah, dengan editor Nuryanto. Karya ini mengangkat kembali nilai-nilai adat dan budaya Suku Komering Muncak Kabau yang hampir terlupakan akibat perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar.
Isi buku menyoroti tata cara adat dalam membina kehidupan berumah tangga melalui konsep “Himpun”, baik dalam bentuk Sebambangan/Bergubalan maupun Rasan Tuha/Himpun Tuha. Buku ini juga membahas falsafah hidup “Piil Pesenggiri” yang mencerminkan harga diri, konsistensi, dan integritas masyarakat Lampung serta pengaruhnya pada Suku Komering.
Selain itu, buku ini menguraikan tentang Petutoghan (panggilan dalam adat), lambang-lambang rumah adat, gelar adat, sistem pemerintahan marga, serta tokoh-tokoh penting yang pernah memimpin. Bagian lain juga menampilkan cerita rakyat (Uti-utian) yang sarat nilai edukasi, dituturkan dari generasi ke generasi.
Melalui buku ini, para penulis berharap dapat melestarikan budaya, memperkenalkan kembali kearifan lokal leluhur, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan adat Komering Muncak Kabau.